Banyuwangi, seblang.com – Setelah melalui berbagai tahapan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya menetapkan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Banyuwangi masa bakti 2026–2031.
Dari delapan kandidat yang muncul, Dr. Zaki Al Mubarok (38) resmi terpilih sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi yang baru, menggantikan Abdul Malik Syafaat atau Gus Malik.
Pengumuman terpilihnya Dr. Zaki Al Mubarok sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi disampaikan secara daring pada Kamis (11/6/2026). Sejumlah perwakilan calon tampak hadir di Kantor DPC PKB Banyuwangi, Jalan Letjen S. Parman No. 9, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.
Kabar tersebut diterima Zaki Al Mubarok saat kondisi kesehatannya kurang baik. Kepada sejumlah wartawan, ia mengaku sedang sakit sehingga belum dapat menggelar konferensi pers usai terpilih sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi.
Meski demikian, Zaki menyampaikan sikap dan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal partai.
“Konsolidasi internal dengan merangkul seluruh elemen di PKB, khususnya DPAC dan DPRt PKB se-Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp.
Ia menyadari bahwa perjalanan partai politik dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan pada 2029 mendatang tidaklah mudah.
Menurutnya, diperlukan kebersamaan, kekompakan, dan soliditas seluruh kader untuk memenangkan PKB dalam Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
“Karena pekerjaan memenangkan PKB di Pemilu Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah bukan pekerjaan yang mudah,” tambahnya.
Oleh sebab itu, PKB harus kembali melakukan pendekatan kepada kader serta basis massa di tingkat akar rumput agar target politik yang dicanangkan dapat tercapai.
“Butuh kekompakan dan soliditas serta mendekatkan PKB kembali ke basis akar rumput, yaitu pesantren dan warga Nahdliyin,” pungkasnya.
Dr. Zaki Al Mubarok merupakan anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Genteng, Glenmore, dan Kalibaru.
Gelar doktor Ilmu Administrasi diraihnya setelah menuntaskan pendidikan S-3 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember.///////











