Diketahui, kasus tersebut bermula ketika AF diduga menganiaya SHN (56), warga Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi. Insiden terjadi saat korban sedang mempersiapkan festival Idulfitri bertajuk “Gebyar Lebaran” di Kelurahan Mandar.
Akibat kejadian itu, korban mengalami memar pada bagian hidung dan mengeluhkan nyeri pada tulang hidung. Pipi kanan korban juga mengalami lebam hingga membiru. Saat berusaha melindungi diri, korban sempat terjatuh hingga lutut kanannya terkilir dan sulit digerakkan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi (29/3/2026), ketika korban tengah melakukan cek suara untuk perlengkapan acara yang disewa warga Kampung Mandar. Korban diduga tidak menyadari suara sound system yang digunakan mengganggu AF, yang diketahui memiliki restoran di kawasan Pantai Boom Banyuwangi.
Karena terkejut, korban berupaya melindungi perangkat sound system miliknya yang baru selesai diperbaiki. Ia sempat mencoba menjauhkan AF dengan cara mendorong, namun tindakan itu justru dibalas dengan pukulan berulang kali./////










