Dapur SPPG Tawangsari Blitar 2 Belum Beroperasi, Relawan dan Penerima Manfaat MBG Terdampak

by -31 Views
Wartawan: M Adip Raharjo
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Blitar, seblang.com – Operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tawangsari 2 di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, hingga kini belum kembali berjalan setelah masa libur. Akibatnya, sekitar 50 relawan belum dapat bekerja, sementara sekitar 2.400 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara belum lagi menerima distribusi makanan.

Pemilik Dapur SPPG Tawangsari 2, Muslikah, mengatakan operasional dapur terhenti karena adanya persoalan kerja sama yang hingga kini belum terselesaikan. Menurutnya, permasalahan tersebut berkaitan dengan pembagian hasil, status kerja sama antarmitra, serta belum adanya kesepakatan tertulis yang menjadi dasar kerja sama.

Ia mengaku kondisi tersebut membuat aktivitas produksi dan distribusi makanan bergizi tidak dapat dilaksanakan. Selain itu, puluhan relawan yang selama ini bekerja di dapur juga kehilangan sumber penghasilan sementara.

“Harapan kami permasalahan ini bisa segera selesai sehingga dapur dapat kembali beroperasi dan para relawan bisa kembali bekerja,” kata Muslikah, saat dikonfirmasi di kediamannya, Senin (4/8/2026).

Muslikah juga mengaku merasa dirugikan akibat terhentinya operasional dapur. Dalam keterangannya, ia bahkan menyebut sempat mengalami intimidasi terkait persoalan kerja sama tersebut. Namun, pernyataan itu masih merupakan pengakuan sepihak dan belum mendapat tanggapan dari pihak yang disebutkan.

iklan warung gazebo