Cegah Stunting, Kemendukbangga Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Program Bangga Kencana

by -4 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Sesi foto bersama usai kegiatan sosialisasi Program Bangga Kencana.
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) bersama Komisi IX DPR RI terus menggencarkan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sebagai salah satu upaya membangun keluarga berkualitas sekaligus mencegah stunting.

Kali ini, sosialisasi digelar di Balai RW 02, Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dan menghadirkan sejumlah narasumber dari BKKBN pusat maupun daerah.

Narasumber yang hadir antara lain Anggota Komisi IX DPR RI Dra. Lucy Kurniasari, Kabid Dalduk KB KS DP3APPKB Kota Surabaya Ema Agustina, ST., MM, serta Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Taufik Daryanto, S.Psi., M.Psi.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Selanjutnya, para narasumber menyampaikan materi mengenai strategi membangun keluarga berkualitas serta upaya menekan angka stunting.

Lucy Kurniasari mengatakan, dirinya secara konsisten berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), yang sebelumnya dikenal sebagai BKKBN, untuk menghadirkan berbagai solusi strategis dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Surabaya.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum pernikahan.

“Intervensi stunting harus dimulai sejak dini, khususnya dengan mendampingi remaja putri dan calon pengantin agar siap secara gizi dan kesehatan reproduksi sebelum hamil,” ujar Lucy.

Lucy juga mengingatkan agar edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. Menurutnya, masyarakat harus memiliki kemampuan memilih pangan yang aman dan bermutu serta terbebas dari bahan-bahan berbahaya.

“Penguatan Program Bangga Kencana di antaranya dengan mendorong masyarakat untuk aktif menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) demi mewujudkan keluarga berkualitas,” katanya.

Ia menambahkan, para orang tua juga perlu memperhatikan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dan suplementasi gizi.

“Seperti mendistribusikan Makanan Pendamping ASI atau MPASI serta penambah gizi untuk ibu hamil dan anak balita di posyandu guna mempercepat target zero stunting di Surabaya,” ungkapnya.

iklan warung gazebo