BPBD Banyuwangi Siaga, Hujan Lebat Mulai Picu Bencana di Sejumlah Wilayah

by -5 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Petugas BPBD petakan wilayah bencana
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Hujan berintensitas tinggi mulai memicu sejumlah kejadian bencana di Banyuwangi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat dampak hujan deras di tiga wilayah, mulai dari longsornya penyangga jalan, kandang kambing hanyut, hingga luapan air sungai ke permukiman warga.

Merespons kondisi tersebut, Pemkab Banyuwangi meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi, terutama banjir, luapan sungai, dan tanah longsor di kawasan rawan.


Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi, Partana, mengatakan berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Banyuwangi sebenarnya masih berada dalam periode musim kemarau. Namun, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur sejumlah kawasan sehingga meningkatkan potensi bencana.

“Meski masih musim kemarau, hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi di sejumlah wilayah. Karena itu, kami meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi,” kata Partana.

Pada Senin dini hari (2/11/2026), hujan deras mengguyur kawasan hulu, terutama Kecamatan Licin dan Songgon. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit air sungai dan memicu sejumlah kejadian.

Di Dusun Simacan, Kecamatan Licin, luapan air mengakibatkan struktur penyangga jalan paving di tepi tebing longsor sepanjang kurang lebih 25 meter. BPBD telah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Sementara di Kecamatan Songgon, peningkatan debit Sungai Badeng menyebabkan sebuah bangunan kandang kambing hanyut.

Dampak lainnya terjadi di Sungai Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Sekitar pukul 04.00 WIB, debit air sempat meningkat hingga mendekati bagian bawah jembatan. Air bahkan meluap ke kawasan permukiman dan membawa material lumpur masuk ke sejumlah gang jalan kampung.

iklan warung gazebo