Kekeringan Kabupaten Malang Meluas, BPBD Salurkan 3,32 Juta Liter Air Bersih ke 13 Desa

by -5 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Distribusi air bersih dari petugas gabungan untuk wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang
aston banyuwangi

Malang, seblang.com – Penanganan kekeringan di Kabupaten Malang terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hingga 30 September 2026, sedikitnya 3.324.950 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga di 13 desa yang tersebar di enam kecamatan.

Distribusi air bersih tersebut menjadi salah satu langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, S.Sos., M.M., mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

“Kami terus melakukan monitoring di wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Distribusi dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Sadono, Kamis (1/10/2026).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, wilayah terdampak kekeringan tercatat mencapai 13 desa di enam kecamatan, dengan sekitar 5.702 kepala keluarga (KK) atau 17.230 jiwa terdampak.

Enam kecamatan tersebut meliputi Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, Sumberpucung, Donomulyo, Kalipare, dan Pagak.

Sementara itu, distribusi air bersih pada Rabu (30/9/2026) mencapai 101.000 liter dengan dukungan enam armada dan 21 rit pengiriman.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, air disalurkan ke Desa Sumberagung sebanyak 5.000 liter, Desa Sitiarjo 25.000 liter, Desa Kedungbanteng 15.000 liter, serta Puskesmas Sitiarjo sebanyak 5.000 liter.

Distribusi juga dilakukan ke Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, sebanyak 10.000 liter. Kemudian Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare, sebanyak 4.900 liter, Desa Sumberpetung 15.000 liter, serta Desa Pagak, Kecamatan Pagak, sebanyak 8.000 liter.

Secara kumulatif, Desa Sumberagung menjadi salah satu wilayah dengan distribusi cukup besar, yakni mencapai 405.000 liter untuk memenuhi kebutuhan sekitar 1.298 KK atau 3.777 jiwa.

Desa Sitiarjo telah menerima 325.000 liter, sementara Puskesmas Sitiarjo mendapatkan 210.000 liter. Desa Kedungbanteng menerima 315.000 liter untuk sekitar 788 KK atau 2.184 jiwa.

Di Kecamatan Gedangan, Desa Tumpakrejo tercatat menerima 465.000 liter untuk 307 KK atau sekitar 1.461 jiwa.

Sementara itu, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, menjadi salah satu wilayah dengan total distribusi terbesar, yakni 844.550 liter untuk sekitar 985 KK atau 3.055 jiwa.

iklan warung gazebo