AKP Roni menggambarkan kondisi saat ini seperti berada di dalam “akuarium digital”. Setiap tindakan polisi dapat terekam dan terlihat jelas oleh masyarakat yang dapat mempengaruhi penilaian publik.
Karena itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan profesionalisme, wawasan, serta kemampuan dalam memberikan pelayanan.
“Perubahan zaman ini memaksa kita untuk bekerja lebih profesional. Kita tidak boleh tertinggal oleh zaman,” tegasnya.
AKP Roni menambahkan, pengalaman panjang anggota senior dan semangat personel muda harus menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi perubahan. Menurutnya, polisi modern harus mampu hadir sebagai pelayan masyarakat yang responsif, humanis, dan berintegritas.
Perwira yang memiliki pengalaman bertugas di wilayah konflik Aceh dan NTB tersebut juga berpesan agar setiap anggota selalu menjaga hati dalam menjalankan tugas.
“Kuncinya adalah menjaga kesucian hati dalam bertugas dan selalu bersyukur. Jika kita bersyukur, jalan keluar dari setiap tantangan tugas pasti akan diberikan oleh Tuhan,” ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, AKP Roni juga meminta anggota menjaga nama baik institusi dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran.
Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan modal besar yang harus dijaga oleh seluruh personel Polri.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Roni juga memberikan ucapan selamat kepada anggota Unit Jatim V yang mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
“Semoga kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, meningkatkan tanggung jawab, dan terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional bagi masyarakat,” pungkasnya.////////










