“Sehingga anak-anak sekolah dan orang-orang berdagang itu bisa lancar jalannya. Sehingga kapasitas fiskal bisa naik dan ekonomi tumbuh. Termasuk anggaran di bidang pertanian yang jelas-jelas salah satu penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi.
“Apalagi 75 persen masyarakat Banyuwangi ini mata pencahariannya bertani yang sudah seharusnya mendapatkan support anggaran lebih besar sehingga kehadiran pemerintah betul-betul bisa dirasakan kongkrit oleh petani tidak hanya sekedar dimeja diskusi,” imbuhnya.
Hj Ni’mah juga menyoroti ketidak jelasan alokasi dana dukungan untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jatim 2026 November mendatang di Kabupaten Ngawi dan Surabaya.
” Termasuk support riil anggaran yang bisa dirasakan manfaatnya dan kehadiran Pemkab Banyuwangi kepada para atlet, pejuang-pejuang olah raga, mulai dari persiapan, program pembinaan dan peningkatan prestasi, pertandingan maupun reward bagi para juara berbagai even olahraga di tingkat regional maupun nasional,” tambah Politisi Perempuan asal Kecamatan Giri tersebut
Dia menambahkan mereka sudah rela berlatih keras, berjuang maksimal, semangat dan pantang menyerah dalam membela nama baik dan kehormatan serta mengharumkan Banyuwangi dalam dunia olahraga.////////










