Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Bululawang, Jasad Ditemukan Mengapung di Saluran Irigasi

by -3 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Tim dari Identifikasi Satreskrim Polres saat melakukan olah kejadian perkara
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Malang, seblang.comPolres Malang bergerak cepat menyelidiki kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di saluran irigasi di kawasan persawahan Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Aparat kini memburu pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut sembari mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, mengatakan penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD Kanjuruhan sebagai dasar pengembangan penyelidikan.

“Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, melakukan pendalaman di sekitar lokasi penemuan, serta menunggu hasil pemeriksaan medis. Semua temuan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut,” ujar Budiono, Jumat (3/7/2026).

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan warga pada Kamis (2/7/2026). Sebelum menemukan korban, saksi mencium aroma menyengat yang berasal dari saluran irigasi di area persawahan. Setelah ditelusuri, saksi mendapati sesosok bayi laki-laki mengapung dalam kondisi telah meninggal dunia. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan Polsek Bululawang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Bululawang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bululawang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki panjang tubuh sekitar 25 sentimeter dengan tali pusar yang masih menempel. Kondisi tersebut mengindikasikan korban diduga baru dilahirkan sebelum ditemukan di saluran irigasi.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 25 sentimeter dan tali pusar yang masih menempel. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Budiono.

Polres Malang memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri identitas orang tua bayi maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pembuangan bayi tersebut.

Polisi berharap pengungkapan kasus ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mengungkap kronologi lengkap di balik peristiwa yang mengundang keprihatinan masyarakat.//////////

iklan warung gazebo