Musancab PDI Perjuangan Banyuwangi, Perkuat Partai Melalui Anak Muda

by -0 Views
Wartawan: Hari Purnomo
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi sukses menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dilaksanakan serentak oleh 25 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Banyuwangi, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dibagi menjadi dua lokasi. Untuk PAC di wilayah daerah pemilihan (dapil) Banyuwangi 1, 2, 7, dan 8 digelar di Hotel Aston Banyuwangi, sedangkan dapil 3, 4, 5, dan 6 berlangsung di Havana Waterpark, Jajag, Banyuwangi.

Musancab kali ini mengusung tema “Menguatkan Politik Kerakyatan di Tengah Tantangan Zaman” dan dihadiri Bupati Banyuwangi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono, serta ratusan kader dari berbagai PAC.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, Dr. Ana Aniati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musancab merupakan agenda penting konsolidasi dan restrukturisasi partai di tingkat kecamatan.

“Musancab ini bertujuan memperkuat akar rumput sekaligus meregenerasi kader. Kami juga memberikan ruang strategis bagi generasi muda, termasuk Gen Z, untuk berperan aktif dalam partai,” ujarnya.

Ia berharap pada Pemilu 2029 mendatang, PDI Perjuangan dapat meningkatkan perolehan suara di Banyuwangi.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menegaskan bahwa Musancab menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat bawah.

Menurut Ipuk, soliditas kader dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting menjadi kunci dalam menjalankan kerja-kerja politik untuk kepentingan rakyat serta menghadapi kontestasi Pemilu mendatang.

“Kekompakan internal, kepatuhan dalam satu komando, serta konsolidasi yang kuat dari tingkat DPC hingga anak ranting menjadi modal dasar untuk meraih kemenangan,” tegasnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, yang membuka kegiatan tersebut, menambahkan bahwa penguatan peran perempuan dan generasi muda merupakan kebijakan struktural partai.

Ia menegaskan bahwa setiap kepengurusan hasil Musancab di tingkat PAC wajib memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan generasi muda (Gen Z) minimal 20 persen.

“Semua itu wajib. Bahkan, salah satu dari mereka harus menempati posisi strategis seperti ketua, sekretaris, atau bendahara. Kehadiran generasi muda sangat penting untuk membawa perspektif baru, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat,” pungkasnya./////////

iklan warung gazebo