Mojokerto Siaga Karhutla! Gus Barra Kerahkan 295 Personel hingga Luncurkan Aplikasi Mojo Mandala

by -4 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Sebanyak 295 personel gabungan dikerahkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, Pemkab juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi kebencanaan Mojo Mandala.

Kesiapan itu ditunjukkan dalam Apel Gladi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra di Taman Brantas Indah (TBI), kawasan Sungai Brantas, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Rabu (8/7/2026).

Ratusan personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unsur. Mulai TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, PMI, Perum Perhutani, relawan kebencanaan, dunia usaha, hingga instansi terkait.

Gus Barra menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi karhutla tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Terlebih, perubahan iklim membuat potensi bencana semakin sulit diprediksi.

“Apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen, keseriusan, dan tanggung jawab kita bersama dalam memastikan seluruh sumber daya yang dimiliki berada dalam kondisi siap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan,” tegas Gus Barra.

Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena memiliki kawasan hutan produksi, hutan lindung, hingga hutan konservasi yang berpotensi terdampak karhutla.

Selain menyiapkan personel, Pemkab Mojokerto meluncurkan gerakan kebencanaan Mojokerto Tangguh Rek. Gerakan ini menjadi identitas baru untuk memperkuat budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Tangguh Rek merupakan singkatan dari Tanggap, Tangkas, Unggul, dan Harmoni untuk Resiliensi. Konsep ini mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam pencegahan dan penanganan bencana.

iklan warung gazebo