Waspada Musim Kemarau! Semalam Tiga Kebakaran Terjadi di Banyuwangi

by -13 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Tim Damkarmat Banyuwangi saat memadamkan kebakaran toko di Muncar
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Banyuwangi dalam rentang waktu kurang dari 12 jam. Kebakaran tersebut terjadi di Kecamatan Muncar, Srono, dan Wongsorejo sejak Sabtu (20/6/2026) malam hingga Minggu (21/6/2026) dini hari.

Peristiwa pertama terjadi di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, sekitar pukul 20.30 WIB. Sebuah toko bangunan milik warga terbakar saat dalam kondisi tutup.

Kebakaran di Muncar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, mengatakan petugas menerima laporan beberapa menit setelah kejadian dan langsung mengerahkan armada ke lokasi.

Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun berbagai material bangunan seperti paralon, tandon air, semen, galvalum, keramik hingga perlengkapan sanitasi terbakar. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Belum lama setelah kebakaran di Muncar berhasil dipadamkan, petugas kembali menerima laporan kebakaran di Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kebakaran di Parijatah Kulon Srono

Tim Damkarmat kembali bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Petugas yang baru saja menyelesaikan penanganan di Muncar harus kembali berjibaku dengan kobaran api hingga larut malam.

Belum sempat beristirahat, dini hari sekitar pukul 04.23 WIB, kebakaran kembali terjadi di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo.

Kebakaran di Desa Alasrejo Wongsorejo

Peristiwa tersebut menjadi kebakaran ketiga yang ditangani petugas dalam satu malam. Tim Damkarmat kembali diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan penyelamatan.

“Dalam satu malam kami menangani tiga kejadian kebakaran di wilayah berbeda. Seluruh personel dan armada bergerak bergantian untuk memastikan setiap kejadian dapat segera ditangani,” ujar Edy.

Menurutnya, intensitas kejadian kebakaran yang terjadi hampir beruntun tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra sepanjang malam.

Edy pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini. Kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah menyebar dan membesar apabila terjadi percikan api maupun korsleting listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik, serta memastikan sumber api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Apalagi saat musim kemarau, risiko kebakaran cenderung meningkat,” pungkasnya.

iklan warung gazebo