Sebagai langkah cepat, BPBD langsung menggelar operasi distribusi air bersih. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), PUDAM Banyuwangi, dan PMI Kabupaten Banyuwangi, sebanyak 25 ribu liter air bersih disalurkan ke wilayah yang mulai terdampak kekeringan.
Bantuan itu dikirim ke Desa Tegaldlimo, Desa Kedunggebang, Desa Wringinpitu di Kecamatan Tegaldlimo, serta Dusun Sagad, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Kalaksa BPBD bersama Kepala Dinas Damkar turun langsung memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Distribusi bantuan kembali dilanjutkan melalui kolaborasi BPBD, PUDAM Banyuwangi, dan Bank Jatim. Kali ini air bersih dikirim ke Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, serta Dusun Kebonrejo dan Dusun Sendangrejo di Kecamatan Bangorejo.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih warga, BPBD juga mulai mengantisipasi dampak kemarau terhadap sektor pertanian. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Pengairan untuk mengoptimalkan embung dan sumber air irigasi, sementara Dinas Pertanian diminta menyesuaikan pola tanam dan penggunaan varietas yang lebih tahan kekeringan.
“Harapannya petani tidak mengalami gagal panen meski kemarau berlangsung lebih panjang,” pungkas Partana.//////










