Ikan Asap Legendaris Blimbingsari, Potensi Wisata Kuliner Pesisir yang Dongkrak Ekonomi Warga Banyuwangi

by -8 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com  – Pantai Blimbingsari tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata pantai dengan panorama pesisir yang memikat, tetapi juga menyimpan potensi wisata kuliner berbasis hasil laut yang terus berkembang. Salah satu ikon kuliner yang menjadi magnet wisatawan adalah ikan asap khas Blimbingsari.

Kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem wisata pesisir di Banyuwangi. Kehadiran sentra ikan asap dan ikan bakar di kawasan pantai menjadi bukti bahwa sektor pariwisata mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Salah satu pelaku usaha legendaris di kawasan tersebut adalah Mastia (66), yang telah berjualan sejak 1977. Selama hampir lima dekade, ia konsisten mempertahankan cita rasa khas Blimbingsari melalui berbagai olahan ikan seperti ekor merah, banyar, slengseng, hingga kerapu.

Menurut Mastia, kekuatan utama produknya terletak pada proses pengolahan tradisional dan racikan bumbu turun-temurun khas Blimbingsari.

“Bumbu ini resep turun-temurun asli Blimbingsari. Bahannya asem, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, cabai besar, dan cabai kecil,” kata Mastia.

Potensi kuliner ini kini berkembang menjadi daya tarik wisata tersendiri. Banyak wisatawan yang awalnya datang menikmati suasana pantai kemudian tertarik membawa pulang ikan asap sebagai oleh-oleh khas daerah.

Tak hanya melayani wisatawan lokal, permintaan ikan asap Blimbingsari juga telah menjangkau luar daerah seperti Blitar, Yogyakarta, hingga Sumatera. Dalam sekali pengiriman, pesanan bisa mencapai 50 hingga 150 tusuk.

“Kalau kirim luar kota bisa 50 sampai 150 tusuk sekali pesan. Ada yang lewat kereta, ada yang dititipkan bus. Alhamdulillah aman sampai tiga hari,” ujarnya.

Harga yang terjangkau menjadi nilai tambah bagi pengembangan potensi kuliner ini. Ikan bakar dijual mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu, sedangkan pepes ikan sekitar Rp5 ribu per bungkus.

iklan warung gazebo