“Guru hari ini adalah fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, penggerak perubahan, sekaligus inspirator bagi peserta didik,” tegasnya.
Ia menilai kualitas generasi masa depan akan sangat ditentukan oleh kualitas guru saat ini. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi dan kapasitas pendidik harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan zaman.
Gus Barra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang selama ini mengabdikan diri untuk mendidik generasi penerus bangsa. Menurutnya, jejak pengabdian seorang guru tidak berhenti ketika proses belajar mengajar selesai, melainkan akan terus hidup melalui keberhasilan para muridnya.
Pada kegiatan yang mengusung tema “Cita-Cita Kolektif Kewarganegaraan Desa Dunia” tersebut, Gus Barra mengajak para pendidik untuk terus beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter luhur bangsa.
Ia menegaskan, investasi terbesar yang bisa diberikan kepada Kabupaten Mojokerto bukanlah pembangunan fisik semata, melainkan lahirnya generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan.
“Investasi terbesar yang dapat kita berikan kepada daerah ini bukanlah bangunan yang megah, melainkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan siap membawa Mojokerto menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.///////










