Desa Wisata Adat Osing Kemiren, yang telah memperoleh sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf pada 2021, menawarkan beragam daya tarik wisata. Mulai dari edukasi, kuliner, hingga budaya yang dikemas dalam pasar kampoeng osing, Warung Makan Pesantogan Kemangi, dan kawasan rumah adat osing.
Desa ini juga dikenal sebagai kampung halaman maestro Gandrung Temu dan menjadi pusat pelestarian kesenian Gandrung yang kini menjadi maskot pariwisata Banyuwangi. Selain itu, terdapat warisan budaya tak benda seperti burdah, angklung paglak, dan mocoan lontar yusup.
Untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, pihak desa berkomitmen menyediakan infrastruktur pendukung pariwisata yang memadai, termasuk toilet, akomodasi, dan area penjualan suvenir sesuai standar.
Tradisi ngopi di Desa Kemiren memiliki makna filosofis sebagai pemersatu dan pengikat tali persaudaraan antarwarga. “Ini tradisi warga desa kami untuk menjaga persaudaraan,” tutup Arifin. (*)










