DPRD Jatim: Koperasi Desa Merah Putih Jaga Perputaran Uang Tetap di Desa

by -7 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
dr.Benjamin Kristianto,MARS Anggota DPRD Jatim.
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.comAnggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Sidoarjo, dr. Benjamin Kristianto, MARS, menilai Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) berpotensi menjadi penguat perekonomian di tingkat desa.

Menurutnya, kehadiran koperasi di setiap desa dan kelurahan dapat membuat perputaran uang tetap berada di lingkungan masyarakat. Dampaknya dinilai akan langsung terasa terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Setiap desa atau kelurahan dibuat koperasi. Daripada masyarakat berbelanja di minimarket atau pasar modern, lebih baik berbelanja di koperasi. Pendapatan dari penjualan beras, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya akan kembali ke koperasi. Bahkan, kalau nanti ada subsidi sembako, harga beras bisa lebih murah,” ujar Benjamin di Surabaya, Senin (20/7/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau di KDMP diharapkan dapat mendorong masyarakat memilih berbelanja di koperasi. Dengan skema tersebut, keuntungan usaha tidak hanya dinikmati pemilik modal besar, tetapi juga kembali kepada anggota koperasi.

“Kalau masyarakat belanja di perusahaan besar, yang untung perusahaan. Tapi kalau keuntungan didapat koperasi, manfaatnya kembali kepada anggota koperasi. Koperasi adalah usaha bersama sebagai amanat Pasal 33 UUD 1945, sehingga perekonomian harus sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Tidak Hanya Gerai Sembako

Benjamin menyebut konsep KDMP dirancang lebih luas daripada sekadar toko sembako. Koperasi juga akan menyediakan layanan kesehatan dan menjadi pusat pemasaran produk lokal.

“Di koperasi nantinya ada klinik untuk pelayanan kesehatan, ada apotek agar masyarakat desa lebih mudah mendapatkan obat, dan ada gerai UMKM sehingga produk-produk desa bisa dipasarkan lebih luas,” katanya.

Keuntungan yang diperoleh koperasi, lanjutnya, juga dapat digunakan untuk mengembangkan unit simpan pinjam bagi anggota.

“Kalau dikelola koperasi, hasil usahanya bisa dipakai untuk simpan pinjam anggota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah yang diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi di desa,” ucap Benjamin.

iklan warung gazebo