Banyuwangi, seblang.com – Seorang pelajar SMK di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya, Kamis (16/4/2026). Korban diduga nekat mengakhiri hidup karena persoalan keluarga.
Korban berinisial MBNP ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon, sekitar 10 meter dari rumahnya di Dusun Kedung Dandang, Desa Tapanrejo, sekitar pukul 07.00 WIB.
Kapolsek Muncar AKP Mujiono, S.Sos., mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh neneknya, Kartini (60), yang saat itu hendak menuju ke belakang rumah.
“Korban sudah dalam kondisi tergantung saat ditemukan saksi,” ujar Mujiono.
Mengetahui kejadian itu, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Sejumlah warga kemudian berdatangan dan menurunkan korban dengan memutus tali tampar berwarna biru yang melilit leher korban.
Korban sempat dibawa masuk ke dalam rumah. Namun, saat itu korban dipastikan sudah meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Tapanrejo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WIB.
“Tidak ada tanda penganiayaan. Ciri-ciri mengarah pada kematian akibat gantung diri,” jelasnya.
Dari keterangan yang dihimpun, korban dikenal sebagai sosok yang baik di sekolah, namun cenderung pendiam di lingkungan tempat tinggalnya.
Polisi menduga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena kondisi orang tuanya yang telah pisah ranjang dan sedang dalam proses perceraian.
“Diduga karena faktor keluarga,” imbuh Mujiono.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menempuh jalur hukum. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di TPU setempat.










