Coffee Lab Kopipedia di Kokoon Hotel Banyuwangi, Ngopi Sambil Belajar Racik Kopi

by -7 Views
Wartawan: Ali Sam'ani
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Meski menggunakan metode rendam, proses awal tetap dapat dilakukan dengan blooming. Bubuk kopi dibasahi terlebih dahulu dengan sedikit air dan didiamkan sekitar 30 detik sebelum seluruh air dituangkan. Setelah proses perendaman selesai, plunger ditekan perlahan untuk menghasilkan seduhan dengan karakter yang lebih seimbang.

Kemudian ada Vietnam Drip, metode penyeduhan menggunakan alat penyaring khas Vietnam. Air panas menetes perlahan melewati bubuk kopi sehingga menghasilkan seduhan yang pekat dan kaya rasa.

Pada Vietnam Drip, blooming dilakukan dengan menuangkan sedikit air ke atas bubuk kopi. Setelah sekitar 30 detik, air dapat ditambahkan secara bertahap untuk mengatur kekuatan ekstraksi. Penuangan yang lebih perlahan dan terkontrol dapat menghasilkan kopi dengan rasa yang lebih pekat dan kaya.

Bagi yang ingin menikmati kopi dengan karakter lebih ringan dan menyegarkan, Cold Brew bisa menjadi pilihan. Kopi diseduh menggunakan air dingin dalam waktu yang lebih lama sehingga menghasilkan rasa yang cenderung smooth, dengan tingkat keasaman yang relatif lebih rendah dan sensasi menyegarkan.

Sementara Syphon menawarkan pengalaman penyeduhan yang lebih atraktif. Metode ini memanfaatkan tekanan uap dan vakum untuk menghasilkan seduhan kopi dengan aroma yang kuat sekaligus menghadirkan proses penyeduhan yang menarik untuk disaksikan.

Pada metode Syphon, proses ekstraksi dilakukan ketika bubuk kopi mulai bersentuhan dengan air panas. Barista kemudian dapat mengatur proses ekstraksi melalui pengadukan dan teknik penyeduhan yang terkontrol. Cara tersebut membantu menghasilkan rasa yang kaya, tetapi tetap bersih dan seimbang.

Terakhir ada Tubruk, metode yang paling sederhana sekaligus sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Bubuk kopi langsung diseduh dengan air panas tanpa menggunakan filter sehingga karakter kopi terasa lebih kuat dan penuh.

Proses blooming pada metode tubruk dapat dilakukan dengan membasahi bubuk kopi menggunakan sedikit air panas dan mendiamkannya selama sekitar 30 detik. Setelah itu, sisa air dituangkan hingga proses penyeduhan selesai.

Untuk menikmati pengalaman tersebut, Coffee Lab menyediakan dua pilihan paket. Paket edukasi lengkap untuk minimal dua orang dibanderol Rp75 ribu per paket, dengan satu jenis bean yang dapat dinikmati menggunakan enam metode seduh.

Sedangkan bagi tamu yang ingin menikmati satu jenis kopi dengan metode pilihan, tersedia paket ala carte mulai Rp48 ribu per porsi. Tamu dapat memilih sendiri coffee bean dan metode seduh yang diinginkan.

Tak berhenti pada proses penyeduhan, pengalaman Coffee Lab juga mencakup proses roasting. Dalam sesi edukasi, tamu dapat melihat langsung proses penyangraian menggunakan mesin roasting mini berkapasitas 200 gram.

Salah satunya melalui proses roasting kopi Liberica Jasmine 4D pada suhu sekitar 200 derajat Celsius. Proses tersebut berlangsung sekitar lima hingga enam menit, melewati fase yellowing hingga first crack sebelum kopi memasuki tahap berikutnya.

Dengan konsep tersebut, Coffee Lab Kopipedia bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengisi waktu santai dengan pengalaman ngopi yang berbeda.

Bukan hanya duduk, memesan kopi, lalu menikmatinya. Di sini, tamu bisa mencicipi, belajar, memilih metode seduh, bahkan memahami bagaimana proses kopi hingga menjadi minuman di dalam cangkir.

Coffee Lab Kopipedia berada di Ijen Resto, Kokoon Hotel Banyuwangi, dan buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 21.00 WIB.

Jadi, bagi yang sedang berada di Kokoon Hotel Banyuwangi dan ingin mencoba pengalaman ngopi yang lebih interaktif, Coffee Lab Kopipedia bisa masuk dalam daftar pilihan.////////

iklan warung gazebo