Banyuwangi, seblang.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak semua pihak untu mewujudkan lingkungan Pondok Pesantren (PP) yang aman dan ramah bagi tumbuh kembangnya para santri.
Menurut Bupati Ipuk dalam upaya mencegah dan menanggulangi terulangnya dugaan tindak kekerasan terhadap para santri pemerintah melakukan pendampingan di pondok-pondok pesantren.
”Kita juga koordinasi dengan pondok-pondok pesantren agar kekerasan-kekerasan yang ada, baik bullying maupun kekerasan seksual, ini enggak terjadi lagi,” ujar Bupati Ipuk di Kantor Pemkab Banyuwangi Kamis (22/10/2026).
Bupati berkaca mata itu juga merasa miris dengan adanya kejadian tindak kekerasan seksual yang menimpa santri dan diduga dilakukan oleh oknum pengasuh PP yang seharus mampu memberikan rasa aman dan memberika perlindungan.
“Dan tentu pemerintah daerah punya kepentingan mengajak semua pondok pesantren untuk lebih bagaimana membuka jalur komunikasi. Lalu melalui hak pengawasan dari semua lini yang ada di pesantren—tidak hanya dari santrinya, tetapi juga dari pengasuhnya, ustaz-ustazahnya, saya minta untuk dilakukan pengawasan terkait dengan pola hidupnya,” imbuh Bupati kelahiran Magelang tersebut.












