Jember, seblang.com – Video berdurasi 1 menit 30 detik banyak tersebar di sejumlah grup aplikasi WhatsApp. Menunjukkan ratusan warga yang sedang berwisata di Pantai Cemara Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak panik juga heboh akibat mengetahui adanya kejadian bocah berumur 10 tahun, terseret dan tergulung ombak di lokasi setempat.
Dari video tersebut, dikabarkan korban selamat setelah tergulung ombak ke tengah Laut Pantai Selatan sejauh puluhan meter dari bibir Pantai Cemara Getem.
Tampak sejumlah warga berupaya mengevakuasi korban dari tengah laut, hingga berhasil dibawa kembali ke bibir pantai. Bermaksud memberikan pertolongan kepada korban.
Terkait kejadian ini, dibenarkan Anggota Pos TNI AL Puger, Peltu Hermawan, yang saat kejadian sedang melaksanakan tugas piket. Ia menjelaskan kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat kawasan wisata Pantai Cemara Getem dipadati pengunjung yang memanfaatkan hari terakhir libur sekolah.
Menurutnya, korban datang bersama keluarganya dan bermain pasir di tepi pantai tanpa sepengetahuan orang tuanya. Saat itu kondisi air laut memang sedang menuju surut, namun ombak laut selatan tetap datang silih berganti.
“Kejadian itu benar terjadi di Pantai Cemara Getem, bukan di Pantai Pancer. Anak tersebut berusia sekitar 10 tahun sedang bermain pasir di pinggir pantai. Karena tidak menyadari datangnya ombak, korban kemudian terseret ke arah tengah sekitar 25 meter,” kata Hermawan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan lokasi korban bermain berada di dekat pelawangan sehingga arus laut di kawasan tersebut berputar dan cukup kuat. Kondisi itu membuat korban dengan cepat terbawa ombak ke arah tengah laut.
Beruntung, aksi tersebut diketahui warga sekitar yang berprofesi sebagai pedagang di kawasan wisata serta juru kunci pantai. Keduanya langsung berlari menuju lokasi dan melakukan penyelamatan.
“Warga yang ada di lokasi langsung memberikan pertolongan sehingga korban berhasil dibawa kembali ke tepi pantai. Saat ditemukan kondisinya lemas, kemungkinan syok, tetapi tidak mengalami cedera apa pun,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB, korban tidak dibawa ke fasilitas kesehatan karena kondisinya dinilai stabil. Keluarga kemudian langsung membawa anak tersebut pulang ke rumahnya.
“Karena kejadian cepat, juga orang tua dan keluarga korban langsung melakukan evakuasi, setelah ditolong warga. Kami belum sempat mendata detail identitas korban. Namun infonya korban dan keluarganya Warga Pondok Jeruk (Kecamatan Semboro), dekat Kecamatan Tanggul,” ulasnya.
“Intinya Alhamdulillah korban selamat dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Hermawan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berwisata di kawasan pantai selatan, terutama ketika membawa anak-anak. Menurutnya, karakter ombak laut selatan tetap berbahaya meski kondisi air sedang surut.
“Kami mengingatkan seluruh pengunjung agar tidak mandi atau berenang di pinggir pantai dan selalu mengawasi anak-anak. Ombak laut selatan bisa datang sewaktu-waktu dan menyeret siapa saja ke perairan yang lebih dalam. Di lokasi juga sudah dipasang banner larangan serta imbauan secara lisan kepada para wisatawan,” tegasnya.










