BEC 2026 Belum Dimulai, Pedagang Sudah Bersiap Raup Cuan Berlipat

by -4 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Pedagang di sekitaran Taman Blambangan
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Menurutnya, saat BEC berlangsung arus pembeli tidak pernah sepi sejak siang hingga malam. Karena itu, membuka dua lapak menjadi strategi yang selalu dilakukan setiap tahun.

“Tiap ada BEC pasti buka dua tempat. Dari pagi sampai malam jualannya karena pengunjung terus berdatangan. Kalau ada BEC senang sekali. Persiapan jualan ditambah lagi. Biasanya omzet sekitar Rp1 juta, kalau BEC bisa lebih dari itu,” katanya.

Rahmat, penjual Es Dawet Barokah di depan Kantor Pos Banyuwangi, juga meningkatkan persediaan bahan baku untuk mengantisipasi lonjakan pembeli.

“Biasanya stok tiga perempat kilogram, kalau BEC bisa sampai satu setengah kilogram dan biasanya habis semua,” ujarnya.

Tak hanya pedagang di pusat kota yang merasakan manfaatnya. Mbok Sulik, pemilik warung di kawasan Desa Wisata Tamansuruh, Kecamatan Glagah, juga berharap penyelenggaraan BEC kembali mendatangkan banyak wisatawan yang berimbas pada meningkatnya penjualan.

“Banyak orang datang ke Banyuwangi, menginap dan berwisata sehingga dagangan saya laku. Ini yang selalu ditunggu pedagang seperti saya yang berharap rejeki berlimpah dari acara yang dibuat pemkab,” kata Sulik.

BEC 2026 akan digelar mulai pukul 13.00 WIB dengan titik start di Taman Blambangan. Ratusan talent akan menampilkan parade etnik menempuh rute sekitar dua kilometer di sepanjang jalan protokol Banyuwangi.

Selain parade utama, masyarakat juga dapat menikmati rangkaian BEC Week yang berlangsung pada 16–19 Juli 2026. Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari Sekarkijang Creative Fest (SCF) yang didukung Bank Indonesia Jember, festival UMKM, hingga event lari yang diharapkan semakin menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Banyuwangi.///////

iklan warung gazebo