Dan saya sangat mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Diskpperta kota Blitar atas kegiatan gertak tanam umbi hari ini, dan juga kegiatan bulan lalu gertak tanam Cabe di Kel. Tanggung serta bekerja sama dengan 98 KWT se- kota Blitar,” imbuhnya.
Sebelumnya Rodiyah kepala Diskpperta kota Blitar mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka keanekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, serta untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam menghadapi krisis pangan global 2022, inilah yang menjadi perhatian khusus pemerintah baik ditingkat Nasional maupun Daerah.
“Hal inilah yang mendorong Pemerintah kota Blitar melalui Diskpperta dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui konversifikasi pangan lokal (umbi-umbian) sebagai pendamping beras atau nasi,” jelasnya.
Dikarenakan selain nutrisinya yang setara dengan beras, umbi-umbian dapat ditanam di lahan pemukiman perkotaan yang mayoritas sempit dengan teknologi sederhana dan biaya murah tapi dengan hasil yang optimal.
“Jenis umbi yang kita pilih adalah Umbi Jalar Madu yang merupakan pilihan paling sesuai sebagai pengganti beras atau nasi karena mengandung 9 sumber manfaat antara lain: Antioksidan alami, Vitamin A , C dan betakarotin, zat besi, karbohidrat, meningkatkan kekebalan tubuh, untuk kesehatan Jantung, untuk penderita Diabetes, serta baik untuk Ginjal dan mencegah penuaan dini,” terangnya.
Disela acara, Diskpperta juga menyerahkan bantuan secara simbolis sarana dan prasarana yang bersumber dari DAU dan DBH-CHT berupa bibit umbi, pupuk dan karung kepada 21 Poktan, dan juga bantuan berupa alat pembuat pupuk dan kereta sorong kepada 12 Poktan. selain itu juga penyerahan Piala dan Piagam juara I lomba masak ikan tingkat provinsi Jawa Timur kategori menu kudapan.//////










