Hadapi Ancaman El Nino, Banyuwangi Siapkan Satgas Khusus Antisipasi Kemarau Panjang

by -5 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Selain itu, empat kecamatan lain, yakni Glagah, Kalipuro, Giri, dan Cluring, masuk kategori rawan sedang. Sementara 10 kecamatan lainnya dinilai memiliki risiko lebih rendah.

Tak hanya soal air bersih, BPBD juga memberi perhatian serius pada potensi karhutla yang kerap meningkat saat musim kemarau, khususnya di kawasan hutan produksi dan kawasan konservasi.

“Kami petakan dua hal sekaligus, yakni kekeringan dan titik rawan kebakaran. Ini penting agar penanganan lebih terukur,” ujarnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau tahun ini diprediksi mulai sejak April dan mencapai puncak pada Agustus hingga September.

Untuk mengantisipasi dampaknya, BPBD telah menggelar koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dinas teknis seperti sektor pertanian, pengairan, dan penyedia layanan air minum daerah agar distribusi air tetap aman.

Meski fokus pada ancaman kemarau, Banyuwangi tetap belum lepas dari potensi cuaca ekstrem lainnya. Hujan deras yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat BPBD tetap siaga terhadap banjir dan angin kencang.

“Cuaca saat ini tidak menentu. Kemarau mulai datang, tetapi hujan lebat juga masih terjadi. Karena itu, semua potensi bencana tetap kami antisipasi,” pungkas Partana. (*)

iklan warung gazebo