Dia menuturkan dalam pemilu mendatang sebagian besar pemilih adalah kelompok muda yang tidak mudah untuk mengajak mereka tertarik bahkan ada kecenderungan apatis pada politik.
Mantan Ketua KONI Banyuwangi itu menuturkan dengan adanya BMI diharapkan mampu mengajak kaum muda mau belajar politik dan bukan menjauhi politik.
”Karena kemajuan dan perubahan yang ada di Indonesia bahkan di dunia karena politik. Saya harapkan anak muda mengetahui dan mengerti politik meskipun tidak terlibat langsung dengan menjadi pengurus partai politik. Kalau anak muda tidak peduli dengan politik jangan harap ada perubahan yang lebih baik,’ jelas Michael.
Dia menambahkan kekuatan generasi muda diharapkan mampu memberikan pengaruh kepada para ketua partai politik yang rata-rata terlibat dalam pengambilan kebijakan.
Sehingga apabila anak-anak muda bergabung dan peduli politik Banyuwangi, saya optimis akan lebih maju baik dalam pembangunan maupun kesejahteraan rakyatnya karena kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini sangat kaya apabila dikelola dengan baik,”pungkas pria yang menjabat Wakil Ketua DPRD Banyuwangi tersebut. //











