Sehingga apabila masih ada Tim belum terdaftar dan belum memiliki BIPS lengkap maka, panitia pelaksana tidak memberikan toleransi dan terpaksa dicoret atau tidak boleh mengikuti even yang digelar oleh Askab PSSI Banyuwangi.
“Karena kami sudah melaksanakan program sosialisasi berkali-kali. Tentunya keberhasilan pembinaan dan peningkatan prestasi membutuhkan komitmen semua pihak. Sehingga panitia menggelar Piala Soeratin Banyuwangi bagi tim yang sudah siap. Bagi yang tidak konfirmasi atau tidak komitmen terpaksa dicoret karena terbentur waktu pelaksanaan,” imbuh Anggota DPRD Banyuwangi asal Partai Nasdem itu.
Agung menambahkan pelaksanaan Piala Soeratin Banyuwangi yang digelar di beberapa wilayah sampai saat ini bisa berjalan aman lancar dan sukses serta tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah.
Agar menambah semangat dan motivasi pemain semua tim yang mengikuti Piala Soeratin Banyuwangi tahun ini maka panitia pelaksana akan menggelar pertandingan babak final di Stadion Diponegoro Banyuwangi. //











