WACI JFC 2026 Angkat Keindahan Wastra Nusantara, Karnaval Budaya Ditutup Meriah dengan Tabola Bale

by -4 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Menurut David, konsep tersebut menjadi pembeda antara WACI dengan Jember Fashion Carnaval. Jika JFC lebih menonjolkan kreativitas fashion, untuk WACI diarahkan sebagai panggung promosi budaya melalui kekayaan wastra dari Sabang hingga Merauke.

Lanjut David, jumlah peserta tahun ini menjadi salah satu yang terbesar sejak WACI pertama kali digelar. Berbagai daerah dari Kalimantan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara turut membawa identitas budaya masing-masing untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Tujuan kami adalah mengenalkan budaya daerah agar terus lestari dan dapat diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya.

AKARI juga memastikan konsep Wastra Nusantara akan terus dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya. Eksplorasi kain tradisional Indonesia direncanakan menjadi sajian utama sehingga masyarakat semakin mengenal ragam warisan budaya bangsa.

Kemeriahan WACI 2026 ditutup dengan penampilan penyanyi Novia Bachmid yang menghibur ribuan penonton. Suasana semakin semarak saat lagu Tabola Bale dibawakan sebagai penutup, mengajak seluruh pengunjung bernyanyi bersama.

David menilai kehadiran lagu tersebut menjadi bagian dari promosi ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, musik dan budaya merupakan kekuatan yang dapat berjalan beriringan untuk memperkenalkan identitas bangsa di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin budaya Indonesia semakin dikenal, baik melalui wastra maupun karya musik anak bangsa, sehingga mampu bersaing dan tetap menjadi kebanggaan di negeri sendiri,” tutupnya.///////

iklan warung gazebo