Tajemtra 2026: 350 Peserta Berangkat ke Tanggul Naik KLB Stainless Steel

by -75 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jember dan manajemen KAI Daop 9 Jember melepas peserta Tajemtra 2026
aston banyuwangi

“KAI Daop 9 Jember menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan Tajemtra. Melalui pengoperasian KLB ini, kami ingin memberikan dukungan terhadap kelancaran mobilitas peserta dengan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional kereta api,” ujar Dwi.

Menurutnya, pemanfaatan kereta api untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang juga memperlihatkan peran transportasi publik dalam mendukung mobilitas masyarakat.



“Kami melihat penggunaan kereta api untuk kegiatan seperti Tajemtra sebagai langkah positif dalam membangun kebiasaan masyarakat menggunakan transportasi publik. Selain mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara lebih teratur, transportasi publik juga menjadi pilihan mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Untuk perjalanan KLB tersebut, KAI Daop 9 Jember menyiapkan kebutuhan operasional mulai dari sarana kereta, pelayanan di stasiun, pengaturan keberangkatan hingga pengamanan selama perjalanan. Sementara itu, pendaftaran peserta dan penyerahan tiket dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas dukungan KAI terhadap pelaksanaan Tajemtra. Menurutnya, kerja sama antara Pemkab Jember dan KAI telah berlangsung dalam waktu panjang dan diharapkan dapat terus berkembang untuk mendukung berbagai kegiatan daerah.

“Sekali lagi, atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk jajaran Forkopimda dan keluarga besar KAI. Mudah-mudahan kerja sama yang sudah puluhan tahun terjalin dengan baik ini bisa terus berjalan,” kata Fawait.

Tajemtra 2026 sendiri diikuti 25.613 peserta berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Jember. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari ASN, non-ASN, pegawai lembaga vertikal, BUMN, BUMD, masyarakat umum hingga TNI dan Polri.

“Insyaallah pesertanya menjadi peserta terbanyak sepanjang sejarah diadakannya Gerak Jalan Tajemtra,” ujar Fawait.

Setelah tiba di Tanggul, para peserta mengikuti rangkaian Tajemtra dengan titik awal di Alun-Alun Tanggul. Mereka selanjutnya menempuh jarak sekitar 29,4 kilometer hingga mencapai garis finis di Alun-Alun Jember.

Tajemtra telah menjadi tradisi masyarakat Jember sejak pertama kali digelar pada 1977. Setiap tahun, kegiatan tersebut mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang dalam satu perjalanan panjang dari Tanggul menuju Jember.

Pada pelaksanaan 2026, tingginya jumlah peserta juga membuat kebutuhan mobilitas menuju titik start semakin besar. Pengoperasian KLB menjadi salah satu upaya untuk mengangkut peserta secara bersama-sama sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan agenda tahunan yang melibatkan puluhan ribu orang tersebut.

iklan warung gazebo