“Makanya lahirlah sensus ekonomi untuk memotret kondisi seperti ini. Nanti setelah sensus selesai, data investasi yang selama ini belum terdeteksi bisa terlihat,” katanya.
Ia menjelaskan, data yang lebih lengkap akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, termasuk strategi menarik investor dan meningkatkan daya saing daerah.
Selain itu, hasil sensus juga diharapkan mampu mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang tumbuh, pola investasi yang berkembang, hingga potensi usaha yang masih bisa dikembangkan di Banyuwangi.
Yayan menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, penataan ruang, penyediaan infrastruktur pendukung, serta menghilangkan biaya-biaya tidak resmi yang dapat menghambat investasi.
“Harapannya data yang dihasilkan nanti semakin akurat sehingga menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan investasi di Banyuwangi,” ujarnya./////////










