BIG Downhill Masuk Kalender UCI, Bupati Banyuwangi: Jadi Bagian Revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark

by -5 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com –  BIG Downhill 2026 tak sekadar menjadi arena adu cepat pebalap sepeda gunung. Ajang yang digelar di Gantasan Bike Park yang masuk kawasan Ijen, Banyuwangi, ini juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism sekaligus mendukung revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan BIG Downhill menjadi salah satu kegiatan yang menunjukkan pemanfaatan kawasan geopark untuk memberikan dampak bagi masyarakat.

“Kawasan ini adalah kawasan Ijen UNESCO Global Geopark yang beberapa bulan lagi akan direvalidasi. Dan BIG Downhill ini adalah salah satu poin dari revalidasi Ijen Geopark untuk bisa mempertahankan kembali menjadi bagian UNESCO Global Geopark,” kata Ipuk dalam sambutannya awarding BIG Downhill 2026, Minggu (20/9/2026).

Menurut Ipuk, keberadaan geopark tidak hanya berkaitan dengan alam dan potensi kawasan. Lebih dari itu, geopark harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kalau kita bicara geopark, kita bukan hanya bicara terkait dengan alamnya, potensinya atau geoparknya, taman buminya saja. Tetapi taman bumi ini atau geopark ini harus bisa membawa manfaat. Dan BIG Downhill ini adalah salah satu manfaat yang kita rasakan dari Ijen,” ujarnya.

Selain menjadi bagian dari revalidasi geopark, BIG Downhill tahun ini juga mencatat perkembangan dengan masuk kalender resmi UCI Class 1. Menurut Ipuk, hal tersebut menjadi penanda bahwa kualitas kompetisi dan lintasan di Banyuwangi semakin dikenal dalam agenda olahraga internasional.

“Kita juga bersyukur tahun ini BIG Downhill masuk dalam kalender resmi UCI Class 1. Dan mudah-mudahan ini terus bisa ditingkatkan. Artinya apa, kalau kita sudah masuk agenda UCI Class 1 berarti kualitas kompetisi dan lintasan Banyuwangi ini menjadi semakin dikenal dan sudah masuk dalam agenda internasional,” jelasnya.

Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi terus mendorong sport tourism melalui berbagai agenda olahraga. Sejumlah event digelar untuk mendatangkan atlet, wisatawan hingga komunitas dari berbagai daerah dan negara.

Untuk olahraga sepeda, Banyuwangi memiliki International Tour de Banyuwangi Ijen, BMX, BIG Downhill hingga agenda gravel yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

“Di samping pariwisata alamnya yang berkembang di Banyuwangi, kita juga sedang meningkatkan Banyuwangi sebagai daerah sport tourism,” kata Ipuk.

Menurutnya, pengembangan sport tourism tidak hanya dilakukan melalui olahraga sepeda. Berbagai kegiatan lain seperti lari, tenis, bela diri hingga olahraga yang digagas komunitas juga terus digelar.

iklan warung gazebo