Dengan bersholawat, dapat menyelamatkan masyarakat Desa Purwojati Ngoro dan umumnya seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto dari segala bahaya. Karena, setelah melewatkan masa masa sulit setalah wabah covid 19. “Kita menghadapi cuaca tidak menentu atau panca roba. Seperti seringnya terjadi hujan lebat dan angin puting beliung yang telah terjadi dibeberapa wilayah di luar mojokerto. Untuk itu, kita harus lebih meningkat dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Termasuk, mengadakan sholawat ini, supaya terhindarkan dari segala macam bencana,” jelas Gus Barra.
Menurut Gus Barra, sebagai ummat nabi, seharusnya memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad. Untuk itu, dengan sholawat serta peringatan Maulud Nabi, nantinya akan mendapat safaat dari nabi muhammad saw. Seluruh mahluk hidup dan alam semesta ini ingin mendapat safaat nabi. Sebab, sebelumnya Allah Swt telah menciptakan Nur (safaat nabi muhammad saw)
“Allah Swt Berfirman, jika tanpamu muhammad, aku tidak akan menciptakan seluruh alam semesta ini. Kita sebagai umatnya Nabi Muhammad, maka kita harus selalu mensyukuri dan memperingati lahirnya Nabi Muhammad. Kanjeng nabi pun juga memperingati kelahirannya, tidak hanya satun tahun sekali, bahkan satu.minggu sekali,” terangnya
Gus Barra juga menerangkan, para sahabat pernah bertanya kepada nabi yang rutin puasa pada Hari Senin. Sebab, pada hari Senin, Rasulullah SAW kerap berpuasa dan juga melakukannya pada hari Kamis. Saat, Rasulullah saw ditanya tentang berpuasa di hari Senin. Lalu beliau menjawab, “Itu adalah hari di mana aku dilahirkan, hari di mana aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku,” ucap Gus Barra.
“Hari Senin, merupakan hari yang dihormati dan dimuliakan Rasulullah SAW. Sebab, terdapat sejumlah keutamaan dan peristiwa bersejarah yang terjadi di hari Senin. Salah satunya, adalah dilahirkannya beliau pada hari tersebut, wafatnya, dan diturunkannya Alquran kepadanya untuk pertama kalinya. Karena itulah, Rasulullah menghormatinya dengan melakukan amalan ibadah,” terang Gus Barra.////










