“Pengajian ini menjadi sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat keimanan kita. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah saat yang tepat untuk merefleksikan diri dan meneladani akhlak Baginda Nabi dalam bermasyarakat dan bernegara,” kata Ahmad Baharudin.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang tumbuh dari masyarakat memiliki peran dalam mempererat hubungan antarwarga. Karena itu, tradisi keagamaan yang selama ini dijalankan masyarakat perlu terus dipelihara.
Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memberikan ruang bagi warga untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus kebersamaan.
Pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama untuk ketenteraman masyarakat dan kemajuan Kabupaten Tulungagung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.///////










