Lewat Forum Media, BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto Imbau Peserta JKN Perbarui Data

by -0 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Saat sosialisasi, salah satu awak media mengajukan pertanyaan kepada BPJS Kesehatan.
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Sebagai penyelenggara Program JKN, BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat terkait hak, kewajiban, dan status kepesertaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan rekan media melalui kegiatan Pemberian Informasi dan Peningkatan Pemahaman terkait Program JKN yang digelar di Restoran XOW Mojokerto, Jumat (17/04).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung keberlangsungan Program JKN, khususnya dalam menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman agar informasi yang diterima dan disebarluaskan oleh media selaras dengan data serta ketentuan yang berlaku.

BPJS Kesehatan dan media memiliki peran penting sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan informasi terbaru mengenai Program JKN dapat dipahami dengan baik dan disampaikan secara tepat, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan seragam,” ungkap Titus.

Titus menjelaskan bahwa peserta JKN perlu rutin memastikan status kepesertaannya tetap aktif dan segera melakukan langkah reaktivasi apabila statusnya tidak aktif. Bagi peserta JKN yang sebelumnya ditanggung pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan statusnya tidak aktif, Titus mengimbau agar segera melakukan proses reaktivasi atau menyesuaikan segmen kepesertaan sesuai kondisi terkini.

Ia juga menekankan pentingnya memperbarui data peserta secara berkala, seperti alamat, nomor telepon, susunan keluarga, maupun data pekerjaan agar pelayanan tetap berjalan lancar. Pembaruan data kini dapat dilakukan dengan mudah melalui Mobile JKN maupun layanan administrasi non-tatap muka melalui PANDAWA.

“Peserta JKN kami imbau untuk rutin mengecek status kepesertaannya dan segera melakukan reaktivasi apabila tidak aktif. Bagi peserta mandiri yang menunggak, bisa memanfaatkan Program REHAB untuk mencicil tunggakan. Selain itu, perubahan data peserta juga penting untuk segera dilaporkan agar pelayanan tidak terkendala. Semua proses saat ini sudah semakin mudah karena bisa dilakukan melalui Mobile JKN maupun PANDAWA,” ujar Titus.

Karina, salah satu peserta kegiatan tersebut, menilai bahwa kegiatan ini bermanfaat karena mampu memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif. Menurutnya, informasi mengenai reaktivasi dan pembaruan data peserta perlu terus disosialisasikan agar masyarakat tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya mengecek status kepesertaan dan memperbarui data. Dengan adanya kemudahan layanan digital seperti Mobile JKN dan PANDAWA, masyarakat tentu semakin dimudahkan. Kami mendukung penyebarluasan informasi ini agar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif,” ujarnya. (Adv/rh)

Teks foto:

iklan warung gazebo