Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dan sesepuh desa. Selanjutnya, sesaji berupa hasil bumi, kepala kambing, dan makanan tradisional diarak menuju laut menggunakan perahu nelayan. Prosesi pelarungan berlangsung khidmat, disaksikan ratusan warga yang memadati bibir pantai.
Bupati Blitar bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, dan sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir dalam acara tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat juga tampak mengikuti prosesi dari awal hingga akhir.
Bagi masyarakat Desa Tambakrejo, Larung Sesaji tidak hanya menjadi bagian dari tradisi spiritual, tetapi juga momentum kebersamaan yang dinanti setiap tahun. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata lokal, karena mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.
Acara ditutup dengan pelarungan sesaji ke tengah laut, sebuah simbol doa dan harapan agar nelayan dan warga pesisir diberi keselamatan, kesejahteraan, serta hasil laut yang melimpah di tahun-tahun mendatang. (adv/dwn)










