Ketua DPRD Jatim Desak Pemberantasan Kriminalitas Jalanan dan Gandeng Gen Z Benahi Problem Kota

by -6 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Musyafak Rouf, Ketua DPRD Provinsi Jawa
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.com – Keamanan ruang publik dan kelestarian lingkungan Kota Surabaya menjadi perhatian utama DPRD Provinsi Jawa Timur. Di tengah meningkatnya urbanisasi dan kompleksitas persoalan kota, mulai dari intimidasi premanisme berkedok parkir liar hingga degradasi lingkungan, diperlukan langkah cepat dan nyata.

Merespons keresahan masyarakat, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Musyafak Rouf, mengambil sikap tegas. Dalam rangkaian agenda Sosialisasi Dewan atau “Sowan” yang digelar secara maraton di Surabaya akhir pekan lalu, ia menyoroti dua isu krusial, yakni hak warga atas rasa aman dari kriminalitas jalanan (street crime) dan pentingnya pelibatan energi kreatif anak muda dalam membenahi ekologi kota.

Tegas Lawan Premanisme Berkedok Parkir Liar

Saat berdialog dengan warga di Deka Hotel, Sabtu (18/7/2026), Musyafak secara khusus menyoroti praktik parkir liar dan pungutan liar yang semakin meresahkan di sejumlah titik strategis Kota Pahlawan.

Bagi politisi senior PKB tersebut, aksi ilegal yang disertai pemalakan itu bukan lagi sekadar persoalan ketertiban umum. Praktik tersebut telah menjadi ancaman nyata bagi roda perekonomian dan rasa aman masyarakat.

Premanisme berkedok parkir liar adalah street crime yang merugikan dimensi sosial dan ekonomi Kota Surabaya. Ini tidak bisa lagi dianggap remeh atau dibiarkan menjadi hal yang lumrah di jalanan kita.

Mantan Wali Kota Surabaya pada masa transisi itu menegaskan bahwa penegakan hukum oleh aparat harus berjalan beriringan dengan keberanian kolektif masyarakat untuk menolak intimidasi.

Kuncinya ada pada kekompakan dan keberanian masyarakat untuk bersikap tegas menolak pungutan ilegal. Kita harus mempersempit ruang gerak para pelaku pungli ini bersama-sama.

iklan warung gazebo