DPRD Jatim Dorong Penerima PKH Blitar Kreatif Manfaatkan AI dan Canva

by -4 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Jairi Anggota DPRD Jatim
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Blitar dan Tulungagung, Jairi Irawan, mendorong penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Blitar Raya untuk kreatif memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) agar mampu mandiri secara ekonomi.

Dorongan tersebut disampaikan Jairi saat bertatap muka dengan ratusan pendamping PKH se-Blitar Raya dalam pelatihan intensif di salah satu rumah makan di Kota Blitar, Senin (20/7/2026).

Menurut Jairi, penerima manfaat PKH perlu dibekali keterampilan memanfaatkan teknologi terkini agar tidak kaget ketika suatu saat tidak lagi masuk dalam daftar penerima bantuan sosial pemerintah.

“Dengan mendorong masyarakat untuk kreatif, mereka tidak akan kaget ketika tidak lagi menjadi penerima manfaat program sosial. Karena itu, kami mengundang para pendamping PKH untuk lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Jairi.

Salah satu teknologi yang dinilai dapat langsung dipraktikkan adalah AI yang dipadukan dengan aplikasi desain Canva. Kombinasi ini dinilai memudahkan warga membuat konten kreatif, materi promosi usaha, hingga produk digital sederhana.

Jairi menekankan peran strategis pendamping PKH dalam mendorong warga agar terus berkreasi dan produktif. Dengan begitu, ketika sudah tidak tercatat sebagai penerima manfaat, mereka tetap dapat bertahan dan memiliki penghasilan.

“Teknisnya, pendamping PKH ikut mendorong warga agar kreatif. Jika ini berhasil, saat nanti sudah tidak lagi tercatat sebagai penerima manfaat, mereka bisa terus mandiri,” katanya.

Tujuan utama pelatihan ini, lanjut Jairi, adalah membentuk penerima manfaat PKH menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.

“Harapannya bukan sekadar lepas dari bantuan. Harus ada fondasi berupa pelatihan dan pemberdayaan. Dengan pelatihan industri kreatif berbasis AI ini, setidaknya kita bisa mencetak wirausahawan baru yang berhasil dan mandiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jairi juga mengingatkan adanya program KPM Jawara dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Program tersebut memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta bagi pelaku usaha pemula.

Ia berharap bantuan modal itu dipadukan dengan ilmu dari pelatihan sehingga dapat menjadi pengungkit pengembangan ekonomi kreatif di tingkat keluarga penerima manfaat. (*/ady)

iklan warung gazebo