Kemenko Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Banyuwangi, Pastikan Pasokan Aman dan Terkendali

by -4 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Salah satu pedagang daging sapi, Yuyun, mengatakan harga daging saat ini masih stabil di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Namun, permintaan mengalami penurunan karena memasuki bulan Muharam yang biasanya minim kegiatan hajatan.

“Di bulan ini memang jarang orang punya hajatan. Sehingga stok saya kurangi. Kalau lagi ramai itu bisa habis sekitar 1,5 kuintal sehari,” katanya.

Sementara pedagang beras, Bayu, menyampaikan stok beras di tokonya masih mencukupi, yakni sekitar lima hingga enam ton. Menurutnya, beras SPHP menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat karena harganya lebih terjangkau.

“SPHP paling cepat habis karena harganya paling terjangkau,” ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Suratno mengatakan, kondisi pangan daerah masih cukup kuat. Produksi padi Banyuwangi sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 377.952 ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 57.015 hektare.

“Produksi tersebut setara 255.257 ton beras dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare. Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus beras tiap tahunnya,” ujar Suratno.

Kepala Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari menambahkan, cadangan beras di gudang Bulog Banyuwangi saat ini mencapai 129 ribu ton.

Menurutnya, jumlah tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi selama satu tahun, tetapi juga mendukung distribusi beras ke sejumlah wilayah lain.

“Stok sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyuwangi juga menyuplai kebutuhan beras ke Papua, NTT, dan Bali sebagai bagian dari pemerataan stok nasional,” kata Dwiana. (*)

iklan warung gazebo