Mojokerto, seblang.com – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto yang digelar pada Jumat (19/6/2026) berlangsung khidmat.
Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, yang memimpin jalannya sidang pada peringatan hari jadi bertema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”, tampil anggun dan berwibawa saat menyampaikan pesan kepada para hadirin. Mengenakan kebaya merah khas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Ery menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Momentum Hari Jadi ini harus menjadi semangat bersama untuk meningkatkan partisipasi dan memperkuat sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Mojokerto, serta masyarakat. Semua kebijakan publik yang diambil harus benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ery menegaskan kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar setiap kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Kita ingin pelayanan publik semakin baik dan seluruh program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada akhirnya, tujuan utama dari setiap kebijakan adalah meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E., dalam sambutannya memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Kota Mojokerto. Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto menunjukkan tren positif, dari 2,79 persen pada 2023 meningkat menjadi 5,32 persen pada 2024, kemudian naik lagi menjadi 5,34 persen pada 2025.
Di sisi lain, angka kemiskinan juga terus mengalami penurunan, dari 5,77 persen pada 2023 menjadi 5,57 persen pada 2024, lalu turun menjadi 5,05 persen pada 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Selain itu, sejak 2019 hingga 2026, Kota Mojokerto berhasil meraih 254 penghargaan tingkat regional hingga nasional. Pada lima bulan pertama tahun 2026 saja, Kota Mojokerto telah memperoleh sembilan penghargaan bergengsi, di antaranya Kota dengan Kebijakan Toleransi Terbaik, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, serta penghargaan Top Digital Government Regional 2026.
“Berbagai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rapat paripurna tersebut dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto, jajaran Pemerintah Kota Mojokerto, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis di Kota Onde-Onde. (Rh/adv)










