Kemenko Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Banyuwangi, Pastikan Pasokan Aman dan Terkendali

by -4 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan pangan masyarakat tetap aman serta menjaga stabilitas harga komoditas strategis.

Pemantauan dilakukan di Pasar Rogojampi, Minggu (5/7/2026), dipimpin Staf Ahli Menko Bidang Ekonomi Maritim Sugeng Santoso bersama Asisten Deputi Stabilisasi Harga Pangan Siradj Parwito.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Suratno serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto.

Asisten Deputi Stabilisasi Harga Pangan Kemenko Pangan Siradj Parwito mengatakan, sejumlah komoditas utama menjadi perhatian dalam pemantauan, di antaranya beras, telur, daging sapi, dan ayam potong.

“Hasil pemantauan kami di lapangan, harganya dalam kondisi terkendali. Harga telur yang sempat turun kini kembali normal di kisaran Rp23 ribu per kilogram di tingkat konsumen,” ujar Siradj.

Berdasarkan hasil pengecekan, harga daging sapi masih berada pada kisaran Rp140 ribu per kilogram untuk daging campuran dan Rp150 ribu per kilogram untuk kualitas premium. Meski demikian, pedagang berharap pasokan dari rumah potong hewan dapat ditambah untuk menjaga ketersediaan.

Sementara itu, harga ayam potong di Pasar Rogojampi berada pada kisaran Rp28 ribu per kilogram. Saat permintaan meningkat, termasuk ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, harga ayam dapat naik hingga Rp34 ribu sampai Rp35 ribu per kilogram.

Selain komoditas pangan segar, pemerintah juga mengecek distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Setiap pekan, Bulog memasok sekitar dua ton beras SPHP ke Pasar Rogojampi dan seluruhnya terserap masyarakat.

“Kami senang di sini SPHP banyak peminatnya. Kami juga mengecek harga minyak, juga tidak ada masalah. Sementara yang dikeluhkan pedagang adalah kenaikan harga plastik kemasan akibat dampak geopolitik global yang mengganggu impor plastik kita,” jelasnya.

Menurut Siradj, Pasar Rogojampi menjadi salah satu pasar binaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SP2HP). Melalui program tersebut, pemerintah dapat melakukan pemantauan rutin terhadap komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi.

iklan warung gazebo