Dari pemeriksaan awal di lokasi, titik api diduga berasal dari kabel listrik di bagian dapur. Korsleting diduga menimbulkan percikan yang kemudian menyambar material kayu pada bagian atap.
Api lalu cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan karena tertiup angin cukup kencang.
“Untuk penyebabnya diduga korsleting listrik pada kabel di bagian dapur,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut. Namun, bangunan kedai beserta sejumlah peralatan usaha terbakar.
Peralatan yang terdampak antara lain tiga kulkas, fryer, kompor, microwave, etalase, lemari dan meja. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 12 meter x 18 meter.
“Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp70 juta,” kata Edy.
Proses penanganan melibatkan sembilan personel Damkarmat Banyuwangi dari Regu Brama 1, Regu Brama 2, Bidang Pemadam dan Penyelamatan serta relawan pemadam kebakaran (Redkar). Penanganan turut dibantu personel Polri dan warga.
Petugas menyelesaikan seluruh proses penanganan dan pemeriksaan di lokasi sekitar pukul 03.01 WIB./////////










