
Ia menegaskan bahwa semangat juang, sportivitas, dan kebanggaan terhadap daerah menjadi modal penting bagi para atlet untuk menorehkan prestasi terbaik. “Saya percaya bahwa yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik Jawa Timur. Kalian sudah membuktikan diri sebagai yang terbaik dan layak membawa nama daerah di ajang nasional,” ujarnya.
Kepada para orang tua dan pelatih, Hadi turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan pengorbanan mereka dalam mendampingi para atlet. “Terima kasih kepada para orang tua yang telah menjaga, mendukung, dan mendoakan putra-putrinya hingga bisa menjadi bagian dari kontingen Jawa Timur. Berbanggalah karena ini adalah hasil dari kerja keras dan doa yang panjang,” ucapnya.
Hadi juga berpesan agar seluruh atlet senantiasa menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak melupakan doa serta restu orang tua. “Tuhan adalah sumber kekuatan utama kita. Mari berikhtiar, berdoa, dan jangan lupa memohon doa restu kepada orang tua agar langkah kita dimudahkan. Jaga kekompakan, kebersamaan, dan saling peduli antar sesama atlet,” pesannya.
Kepada para pelatih, Hadi juga memberikan apresiasi atas dedikasi dalam membina para atlet muda Jawa Timur. Ia berharap seluruh tim pelatih dapat terus menjaga semangat dan kesiapan anak-anak asuhnya agar mampu memberikan hasil terbaik di arena pertandingan. “Terima kasih kepada seluruh pelatih yang telah membimbing dan mendampingi anak-anak kita. Mari kita berjuang bersama untuk membawa harum nama Jawa Timur,” ujarnya menutup sambutan.
Sementara itu, Kabid Olahraga Prestasi Dispora Jatim, Abdul Wahab, menjelaskan bahwa POPNAS dan PEPARPENAS merupakan ajang dua tahunan tingkat nasional yang mempertemukan para atlet pelajar terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Tahun ini, POPNAS XVII mempertandingkan 23 cabang olahraga di antaranya angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulu tangkis, dan panahan. Sedangkan PEPARPENAS XI mempertandingkan empat cabang olahraga, yaitu para atletik, para bulu tangkis, para renang, dan para tenis meja.
Kontingen Jawa Timur sendiri mengirimkan total 450 orang, terdiri dari 400 peserta POPNAS (312 atlet, 70 pelatih, dan 18 official) serta 50 peserta PEPARPENAS (30 atlet, 15 pelatih, dan 5 official). Persiapan para atlet dilakukan melalui seleksi dan pemusatan latihan sejak pertengahan Oktober 2025.
Rencananya, keberangkatan kontingen Jawa Timur menuju Jakarta akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal pertandingan masing-masing cabang olahraga, dimulai dari kloter pertama pada 30 Oktober hingga kloter terakhir pada 5 November 2025.
Dispora Jatim menargetkan peningkatan prestasi dibandingkan capaian sebelumnya, di mana Jawa Timur berhasil meraih peringkat ketiga pada POPNAS XVI Tahun 2023 di Palembang dan peringkat keempat pada PEPARPENAS X. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat Jawa Timur, diharapkan para atlet dapat meraih hasil maksimal serta membawa pulang prestasi terbaik bagi Jawa Timur.
“Kita berikhtiar semampunya, berusaha sebaik-baiknya, dan jangan lupa semuanya karena karunia Tuhan Yang Maha Kuasa. Mari berjuang membawa harum nama Jawa Timur,” tutup Hadi penuh semangat.(*/ady)










