Selain itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Menurutnya, kelestarian lingkungan perlu diperhatikan bersama sebagai salah satu upaya mengurangi risiko terjadinya bencana.
Budaya gotong royong juga perlu terus dijaga karena menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Ahmad Baharudin juga memberikan perhatian pada pendidikan generasi muda. Ia meminta anak-anak diberi kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan memperluas pengetahuan.
“Anak-anak harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menimba ilmu. Generasi muda yang berpendidikan dan berpengetahuan luas akan menjadi kekuatan penting dalam membawa Tulungagung menuju masa depan yang lebih maju,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Besuki Andik Andewiyanto mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk perguruan pencak silat yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Ciptarukun, untuk terus menjaga persaudaraan.
Andik berharap kegiatan Jogo Tulungagung dapat memperkuat hubungan antarunsur masyarakat sehingga suasana di Kecamatan Besuki tetap aman dan nyaman.
“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama menciptakan Kecamatan Besuki yang tetap adem ayem, aman, tertib, dan kondusif. Kondisi ini diharapkan mampu membawa Tulungagung menuju masyarakat yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo,” ujarnya.////////










