Dari hasil pemeriksaan sementara, seluruh hewan yang diperiksa di lapak pusat kota dinyatakan layak untuk kurban. Lapak yang lolos pemeriksaan juga diberikan sertifikat dari petugas.
Di sisi lain, pedagang hewan kurban mulai merasakan peningkatan penjualan. Salah satunya Misdi, pedagang hewan kurban di Jalan MH Thamrin Banyuwangi.
“Saya sudah jualan tiga hari. Sehari bisa laku sekitar lima ekor. Kalau tahun lalu, kadang sehari tidak ada. Paling banyak satu-dua ekor,” kata Misdi.
Misdi menargetkan penjualan hingga 100 ekor kambing dan domba tahun ini. Hewan yang dijual dibanderol Rp 2 juta hingga Rp 6,5 juta per ekor tergantung ukuran dan kondisi ternak.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Banyuwangi Nanang Sugiharto menyebut kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 3 ribu ekor sapi, 10 ribu ekor kambing, dan 7 ribu ekor domba.
Ia memastikan stok ternak di Banyuwangi masih aman karena populasi ternak di daerah ini surplus.//////////










