Selain meninjau fasilitas sekolah, Khofifah berdialog dengan para siswa mengenai cita-cita mereka. Beragam profesi diungkapkan, mulai dari polisi, guru, pemilik bengkel hingga penyanyi. Gubernur pun berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta menghormati orang tua dan guru.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi jenjang SMA, Chitra Arti Maharani, mengatakan pembangunan gedung permanen kini memasuki tahap akhir dengan progres mencapai sekitar 90 persen.
Menurut Chitra, pembangunan ditargetkan rampung pada 30 Juli 2026. Setelah proses penyelesaian dan persiapan selesai, seluruh siswa dijadwalkan mulai menempati gedung baru pada 31 Juli mendatang.
“Gedung baru ditargetkan rampung pada 30 Juli. Jika sesuai target, anak-anak dijadwalkan mulai menempati pada 31 Juli 2026,” ujar Chitra.
Saat ini, Sekolah Rakyat Banyuwangi memiliki 440 siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Kehadiran gedung permanen diharapkan semakin menunjang proses belajar mengajar sekaligus menjadi rumah baru bagi para siswa yang menjalani pendidikan dengan sistem berasrama.////////










