Banyuwangi, seblang.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji kelengkapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Banyuwangi yang dalam waktu dekat akan mulai ditempati para siswa. Menurutnya, sekolah berasrama tersebut memiliki sarana yang sulit ditemukan di sekolah lain, terlebih seluruh fasilitasnya dapat dinikmati secara gratis.
Khofifah menyampaikan hal itu saat meninjau langsung kawasan Sekolah Rakyat Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). Ia melihat sejumlah fasilitas yang telah disiapkan, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana olahraga di kompleks sekolah yang berdiri di atas lahan seluas tujuh hektare tersebut.
“Saya rasa sulit menemukan sekolah dengan fasilitas seperti ini dan semuanya gratis. Program ini sangat strategis untuk membangun karakter, kemandirian, dan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dengan konsep pendidikan berasrama dan fasilitas yang memadai, para siswa diharapkan dapat belajar lebih optimal sekaligus membentuk karakter dan kemandirian.
Ia juga mengungkapkan, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, baik yang masih berstatus rintisan maupun yang telah dibangun secara permanen. Pada tahun ajaran perdana ini, sebanyak 7.651 siswa dari keluarga desil 1 dan 2 telah diterima sebagai peserta didik.










