“Perjalanan ini belum selesai. Tantangan masih ada, mulai dari infrastruktur hingga keterbatasan fiskal yang membuat ruang gerak pemerintah semakin terbatas. Karena itu, dukungan sekecil apa pun menjadi energi besar bagi Banyuwangi,” ujarnya.
Ipuk pun mengajak Ikawangi untuk bergerak bersama pemerintah daerah dengan kontribusi yang lebih implementatif dan berdampak nyata.
“Ikawangi dengan jaringan yang semakin luas dapat menjadi kekuatan bagi daerah untuk promosi budaya dan pariwisata, penghubung investasi dan peluang ekonomi, serta ruang berbagi gagasan dan inovasi,” harapnya.
Ketua Ikawangi Pusat, Rusdi Maksum, menyampaikan kesiapan organisasinya dalam mendukung kemajuan Banyuwangi di berbagai sektor. Ia juga menegaskan bahwa Ikawangi terus memperluas jaringan hingga tingkat internasional.
“Kami siap mendukung kemajuan Banyuwangi. Di Ikawangi, banyak anggota yang telah sukses di berbagai bidang dan siap berkontribusi,” ujarnya.
Sementara itu, Arief Yahya menilai Banyuwangi memiliki banyak potensi yang dapat menjadi kunci percepatan ekonomi daerah jika dimaksimalkan, di antaranya sektor pariwisata, blue economy seperti perikanan dan kelautan, serta peluang pengembangan sebagai logistic hub melalui peningkatan dan pengembangan akses pelabuhan. (*)










