Investasi Rp200 Miliar Masuk Banyuwangi, Pabrik Kaleng Raksasa Berkapasitas 600 Juta Piece Resmi Beroperasi

by -9 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Ipuk menyebut investasi di sektor pendukung pengolahan hasil laut sangat relevan dengan potensi Banyuwangi sebagai salah satu daerah perikanan. Industri tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Perwakilan PT Sunrise Masami Internasional, Sherly Indrawati Aminoto, menjelaskan pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 50 juta kaleng setiap bulan atau sekitar 600 juta piece per tahun.

Sebelumnya, kebutuhan kemasan kaleng industri masih banyak bergantung pada produk impor. Melalui fasilitas produksi baru ini, perusahaan mulai memproduksi bodi dan tutup kaleng langsung di Indonesia.

“Dulu kebutuhan kaleng kami hampir 90 sampai 100 persen masih impor. Sekarang kami bekerja sama dengan perusahaan dari Tiongkok untuk memproduksi bodi dan tutup kaleng di Indonesia sehingga lebih efisien,” jelas Sherly.

Produksi dalam negeri tersebut disebut mampu meningkatkan efisiensi biaya hingga 10–15 persen. Selain memasok kebutuhan internal, produk kemasan juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan industri lain hingga peluang ekspor.

Investasi senilai Rp200 miliar ini diproyeksikan menyerap sekitar 100 hingga 200 tenaga kerja dengan target pengembalian investasi dalam lima sampai delapan tahun.

Chairman PT Sunrise Masami Internasional Eric Lam Wing Po menambahkan, kehadiran pabrik di Banyuwangi menjadi bagian dari ekspansi global Sunrise Group yang telah lebih dari 30 tahun bergerak di industri kemasan logam.

Perusahaan tersebut memiliki lebih dari 30 basis produksi dan menjadi mitra sejumlah merek internasional seperti Coca-Cola, Pepsi, Red Bull, hingga Budweiser.

“Pendirian PT Sunrise Masami Internasional di Banyuwangi merupakan kolaborasi lintas negara. Kami mengapresiasi pemerintah Indonesia yang telah menciptakan iklim investasi terbuka sehingga memberikan keyakinan bagi kami untuk berinvestasi dan berkembang dalam jangka panjang,” ujarnya. (*)

iklan warung gazebo