Untuk itu, OJK Jember terus memfasilitasi nelayan dalam mengembangkan usaha melalui akses permodalan.
“Program ini bertujuan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada rentenir untuk mendapatkan pembiayaan. Dengan program Osing, masyarakat pesisir bisa mengakses pembiayaan, bahkan melakukan hilirisasi ekonomi selain mencari ikan di laut,” jelas Aris.
Lebih lanjut, Aris menuturkan bahwa OJK Jember juga tengah membidik peluang baru dalam peningkatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata, mengingat potensi pariwisata Banyuwangi yang sangat besar untuk dikembangkan.
“Kami siap mendukung pengembangan pariwisata Banyuwangi melalui penguatan akses keuangan bagi para pemangku kepentingan sektor wisata,” pungkasnya.










