Selain itu, ia membuka peluang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan lain guna memperluas manfaat bagi masyarakat.
Menurut Heri, amanah dalam organisasi membutuhkan kerja sama yang solid dari seluruh pihak.
“Mari kita bersama-sama bekerja sama, bahu-membahu dalam mengeksekusi dan mewujudkan program-program tersebut,” ajaknya.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Musda VIII LDII Banyuwangi menegaskan posisi LDII sebagai mitra strategis dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Kemajuan Banyuwangi saat ini tidak terlepas dari peran penting LDII. Organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan,” ujar Ipuk.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan periode sebelumnya yang dinilai konsisten mendukung kebijakan pemerintah daerah secara harmonis dan kondusif.
“Saya berharap Musda ini menjadi ajang pemersatu. Saya yakin setiap kegiatan LDII selalu berjalan kondusif,” imbuhnya.
Bupati Ipuk menekankan bahwa dakwah LDII harus terus memperkuat karakter bangsa serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia juga berharap Musda VIII ini mampu merumuskan program yang selaras dengan visi “Banyuwangi Asri”.///////










