Hadir di Tengah Duka Warga, Bupati Situbondo Kunjungi Kakek Wahidin dan Ambil Alih Seluruh Biaya Tahlilan

by -87 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Situbondo, seblang.com – Suasana duka menyelimuti kediaman Kakek Wahidin (74), warga RT 04 RW 04 Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo. Kakek yang kini hidup sebatang kara tersebut tak kuasa menahan isak tangis setelah sang istri tercinta berpulang ke Rahmatullah dua hari lalu.

Di usianya yang telah senja dan tidak memiliki keturunan, Kakek Wahidin harus menghadapi kenyataan pahit hidup sendirian. Kondisi fisiknya pun tak lagi memungkinkan untuk bekerja. Untuk melangkah saja, ia harus bertumpu pada sebatang tongkat.



Namun, di tengah keterbatasan tersebut, kepedulian warga sekitar menjadi penyejuk hati. Selama ini, para tetangga bersama pengurus RT dan RW setempat secara bergantian memberikan bantuan makan sehari-hari serta merawat Kakek Wahidin yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

Kabar duka dan kisah perjuangan hidup Kakek Wahidin ini akhirnya sampai ke telinga Bupati Situbondo, Mas Rio. Tanpa menunda waktu, Mas Rio langsung turun ke lokasi untuk bertakziah dan meninjau langsung kondisi Kakek Wahidin serta rumah tinggalnya yang terbilang cukup memprihatinkan dan tidak layak huni.

Melihat kondisi tersebut, Mas Rio memastikan pemerintah daerah hadir penuh untuk membantu. Bupati menginstruksikan agar seluruh biaya pengurusan jenazah almarhumah istri Kakek Wahidin ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

“Kami hadir untuk memastikan Pak Wahidin tidak merasa sendiri. Seluruh penanganan almarhumah istrinya, mulai dari proses di rumah sakit, pengurusan pemulasaraan, hingga pelaksanaan tahlilan dari hari pertama sampai hari ke-7, semuanya ditanggung penuh,” ujar Mas Rio saat mendatangi kediaman Kakek Wahidin.

Tidak hanya menanggung biaya duka dan tahlilan, Bupati Situbondo juga menyampaikan komitmennya untuk segera memperbaiki hunian Kakek Wahidin agar lebih layak dan aman untuk ditinggali di masa tuanya.

iklan warung gazebo